Demi Indonesia, Firda Harus Bermain walau Cedera
| Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Minggu, 20 November 2011 | 09:41 WIB.
TERKAIT:
Rasa sakit terasa pada game kedua sehingga saat diberi bola belakang, saya tidak bisa melakukan smes.
-- Adriyanti Firdasari
Kepada wartawan, Firda mengaku bahwa dia tidak melakukan smes karena bila punggung belakangnya tertarik, maka perut kirinya akan terasa sakit. Beberapa kali ia pun harus meminta waktu kepada wasit untuk bisa menyemprotkan obat penghilang sakit ke perutnya.
"Rasa sakit terasa pada game kedua sehingga saat diberi bola belakang, saya tidak bisa melakukan smes," kata Firda dengan kaki terpincang-pincang saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu.
Ia sebenarnya tidak melakukan penyerangan yang berarti, dan kebanyakan hanya bertahan dari serangan-serangan Fu Mingtian. "Saya hanya mengembalikan bola, asal masuk saja," ucapnya.
Sakit tersebut dirasakan seusai bertanding melawan unggalan utama dari Thailand, Buranaprasertsuk Pornip, pada babak semifinal. Menurut Firda, saat itu dia harus mampu mengembalikan bola-bola sulit sehingga bermain agak memaksa.
"Cedera ini baru saya alami. Sebelumnya belum pernah," ungkapnya.
Meskipun demikian, Firda mampu memberikan perlawanan yang berarti bagi Fu Mingtian. Dia memaksa pertarungan tersebut berakhir dengan rubber game, 21-14, 12-21, dan 20-22.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar